Sahabat kilat. Ya begitu aku menyebut mereka. teman-teman yang selalu bersamaku disaat duniaku mulai berubah. Mereka yang selalu bersamaku disaat aku memulai perjalanan baru. Aku menyebut mereka sahabat kilat karena dalam waktu 7 bulan mereka bisa dekat denganku dan tau bagaimana aku dengan jalan pikiranku yang tak mudah ditebak. Mereka menghargaiku dan bisa menenangkan aku disaat aku mulai menangis. Mereka membuat aku tertawa dan menghiasi warna-wana cerah dalam perjalanan baru dalam waktu yang kilat. Dan aku menyebut mereka sahabat kilat, karena disaat aku bersama mereka waktu datang dan pergi dengan cepat bagaikan kilat. Bersama mereka aku merasakan beberapa peran, sebagai sahabat untuk saling berbagi, sebagai kaka yang harus mengingatkan mereka bila melenceng terlalu jauh, dan sebagai adik yang merasa dilindungi dan disayangi.
Bersama mereka aku tak perlu menjadi sosok yang sempurna namun mereka tetap ada dan menyempurnakan hari-hariku. Disaat aku hampir putus asa dalam berbagai hal, mereka selalu hadir dengan cara mereka. sekedar mendengar ceritaku, membuat lelucon-lelucon bodoh, dan banyak hal lain yang dapat mereka lakukan sehingga membuatku merasa nyaman.
Satu harapanku bersama mereka adalah, semoga arti kilat tak berlaku untuk mereka, aku dan kebersamaan kami untuk tetap melengkapi satu sama lain.
Renaldi Ardiansyah --> todoy
Muhammad Nur Hassan --> sanek
Ali Qital --> femao
Agung Arfian --> agung

wewwwwwwwwww
BalasHapus