Powered By Blogger

Minggu, 27 Maret 2011

Sahabat Kilat


Sahabat kilat. Ya begitu aku menyebut mereka. teman-teman yang selalu bersamaku disaat duniaku mulai berubah. Mereka yang selalu bersamaku disaat aku memulai perjalanan baru. Aku menyebut mereka sahabat kilat karena dalam waktu 7 bulan mereka bisa dekat denganku dan tau bagaimana aku dengan jalan pikiranku yang tak mudah ditebak. Mereka menghargaiku dan bisa menenangkan aku disaat aku mulai menangis. Mereka membuat aku tertawa dan menghiasi warna-wana cerah dalam perjalanan baru dalam waktu yang kilat. Dan aku menyebut mereka sahabat kilat, karena disaat aku bersama mereka waktu datang dan pergi dengan cepat bagaikan kilat. Bersama mereka aku merasakan beberapa peran, sebagai sahabat untuk saling berbagi, sebagai kaka yang harus mengingatkan mereka bila melenceng terlalu jauh, dan sebagai adik yang merasa dilindungi dan disayangi.
Bersama mereka aku tak perlu menjadi sosok yang sempurna namun mereka tetap ada dan menyempurnakan hari-hariku. Disaat aku hampir putus asa dalam berbagai hal, mereka selalu hadir dengan cara mereka. sekedar mendengar ceritaku, membuat lelucon-lelucon bodoh, dan banyak hal lain yang dapat mereka lakukan sehingga membuatku merasa nyaman.
Satu harapanku bersama mereka adalah, semoga arti kilat tak berlaku untuk mereka, aku dan kebersamaan kami untuk tetap melengkapi satu sama lain.

Renaldi Ardiansyah -->  todoy
Muhammad Nur Hassan -->  sanek
Ali Qital --> femao
Agung Arfian -->  agung
Gusti Dwi Herfian --> gusti

Rabu, 23 Maret 2011

bila memang harus pergi

mulut bisa berkata lain
tapi mata dan hati tak akan pernah bisa menipu
tahu kah kau membohongiku lebih kejam daripada menyakitiku?
menipu dirimu sendiri adalah pembodohan terbesar yang kau lakukan
mencintaimu mungkin tak harus memilikimu
setiap kebohonganmu hanyalah mengorek luka yang semakin mendalam di hati ini
disaat dunia memaksaku untuk pergi
aku mencoba untuk terus bertahan disini
namun kebohonganmu seakan ikut mendorongku untuk pergi menjauh
ternyata kau tak pernah benar-benar tahu bagaimana mencintai
atau kau tak tahu bagaimana bersikap bila dicintai?
mencintaimu bukan berarti mengikatmu
pergilah bila kau memang ingin pergi
jangan ada kebohongan lagi
jangan ada yang tersakiti lagi

Sabtu, 19 Maret 2011

Panggung Sandiwara

pagi siang dan malam terus datang silih berganti
detik demi detik pun berlalu hingga tahun kian berganti
tak ada selamanya yang benar-benar di sisi
setiap yang datang ada waktunya mereka akan pergi

dunia bagai panggung dengan seribu peran
tak ada batas untuk terus bersandiwara
tak selamanya tangis menjadi lambang derita
dan tawa menjadi bukti bahagia

semua hanya permainan dunia
waktu menjadi saksi kebisuan manusia
manusia hanya boneka permainan kehidupan
yang dapat bermain dengan baik akan terlihat bahagia
dan sisanya hanya merasa sengsara

menangis dan tertawa tak akan pernah menghentikan permainan
jalur permainan telah terangkai begitu nyata
pilihlah peran yang ada
jangan hanya menjadi korban dunia yang sengsara

happy 1 month anniversary

berjalan dan terus berjalan
bersama waktu dan cobaan aku coba untuk tetap bertahan
banyak halangan dan rintangan yang datang
yang kadang memaksaku untuk menyerah

kebisuanmu terkadang membutakanku
bagai langit yang penuh dengan gemuruh
aku tak tahu kemana harus melaju
yang ada hanyalah nyanyian hati yang sendu

di dalam kekecewaan aku coba untuk terus bertahan
di bawah tekanan aku merangkai sebuah harapan
di setiap langkah ku selipkan doa yang sederhana
biarkan aku dapat melewati jalan ini bersamanya


*satu bulan udah aku lewatin sama dia yang aku sayang
 ada kalanya aku lelah untuk bertahan
 namun rasa sayang menguatkanku untuk tetap berdiri disini
 happy 1 month anniversary
 i dont know what should i do to make him know how much i love him
 in everytime pray i always bring our name in front of God
 and i wish God will be here with us and our love*

 Lot Of Love
 "AZ"