halo sekarang aku lagi di pinggir danau ui nih sendirian hihihi. ohiya aku mau cerita tentang adik-adik baru ku. nama mereka riski dan aldi. 2 anak berusia11 tahun yang berjualan di sekitar kampusku. tau gak rumah mereka di mana? di depok. mereka jauh-jauh main sampe kesini hanya untuk berjualan koran.
tapi yang bikin sedih ketika mereka menawarkan koran dan tisu, banyak teman-teman yang berpura-pura tidak melihat bahkan mengacuhkan mereka seakan-akan tidak ada orang disana.
akhirnya aku ajak ngobrol mereka sebentar. kalian tau gak? sebenarnya mereka itu anak-anak pintar. mereka bisa mengakses internet dari netbook ku ini. lalu kami saling bercerita, mereka sekolah dari jam 7 sampai jam 12. lalu mereka pulang untuk ganti pakaian dan mulai berjualan koran, mulai dari daerah depok hingga ke ui. sedih rasanya melihat adik-adik yang semangat seperti mereka, di pandang jijik oleh orang-orang. mereka itu punya semangat yang tinggi, mereka bercita-cita suatu saat akan kuliah disini (UI).
mereka bersemangat tinggi untuk bersekolah, tapi lagi-lagi karena adanya keterbatasan biaya mereka harus bersekolah seadanya. untuk buku-buku tulis mereka mengumpulkan dari buku-buku bekas yang masih bisa digunakan, sedangkan untuk buku cetak mereka hanya pinjam dari teman-teman sebangku mereka. apabila ada pekerjaan rumah, mereka harus datang ke rumah teman yang memiliki buku.
ohiya mereka punya kesamaan. sama-sama tidak memiliki ayah. ayah riski meninggal saat riski masih sangat kecil, sedangkan ayah aldi pergi meninggalkan keluarganya.
tapi mereka masih mempunyai semangat tinggi untuk tetap bersekolah dengan berjualan koran.
tanpa bosan aku mau mengajak kalian untuk memperhatikan adik-adik kecil kita yang kurang beruntung ini.
mereka juga anak-anak bangsa, buatlah mereka tersenyum.
karena senyum mereka, adalah senyum indonesia :)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar